Arti Makna dari Isra Mi’Raj Nabi Muhammad SAW
By: Date: 08/02/2021 Categories: Umum
Arti-Makna-dari-Isra-Mi'Raj-Nabi-Muhammad-SAW

Puji bagi Allah yang telah memenuhi Haba-nya – pembaca yang telah diberkati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di halaman ini, Dutdakwah akan memberikan materi Isro Miraj Niabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun subjeknya; Puji bagi Allah yang telah memenuhi haba-nya.

Puji bagi Allah yang telah memenuhi haba-nya

 

Arti-Makna-dari-Isra-Mi'Raj-Nabi-Muhammad-SAW

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Dalam Surat al-Isra ayat 1 yang menjelaskan tentang Nabi Muhammad Shollallhu ‘alaihi wa sallam. Ayat tersebut dengan jelas dimulai dengan sebuah kalimat; “SUBHANA” artinya; Maha Suci Allah.

Apa maksud dari deskripsi ini? Mari simak uraian di bawah ini hingga selesai. Dalam Sha Allah akan kami sampaikan secara singkat, dan materi ini dapat digunakan sebagai inspirasi bagi mereka yang akan menyampaikan aliran sesat terkait; Isro Mi’raj.
pembukaan

Damai, rahmat dan berkah Tuhan

Atas nama Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Puji Tuhan, Tuhan semesta alam. Dialah yang menangkap hambanya pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa. Teman-temannya, entah setelahnya

Tuhan Yang Maha Kuasa berkata: “Segala puji bagi orang yang ditangkap oleh hambanya dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, yang dia sujud di sekelilingnya.

Kata pengantar

Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Semoga kita terus mencurahkan doa dan salam kepada Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ma’asyirol muslimin wal muslimat, diberkati oleh Allah Ta’ala. Kata Allah dalam al-Quran-sura al-Isra ayat 1 adalah sebagai berikut:

Aku berlindung kepada Tuhan dari Setan yang terkutuk, Kemuliaan bagi para tawanan

Al artinya, Allah a’lamu bimurodihi; Puji bagi Allah, yang pada suatu malam memimpin hamba-hambanya dari Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang Kami berkati di sekitarnya untuk menunjukkan kepadanya beberapa dari tanda-tanda kami (kebesaran). Memang, dia maha mendengar, maha tahu.

Surat al-Isra dimulai dengan kata SUBHANA

Ma’asyirol muslim rohimakumullah. Ayat ini dimulai dengan sebuah kalimat; “Subhana” berarti Yang Mahakudus Allah.

Memang kalimat ini adalah kalimat; Subhana ini dianggap perlu agar tidak menganggap bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah anaknya. Karena dia sebenarnya dipanggil ke surga. Oleh karena itu, ini pertama kali diucapkan dalam satu kalimat; Puji Allah memiliki anak.

Anda juga tidak berpikir bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam terluka karena dibawa begitu jauh. Kemudian Dikataka; “Sangat suci bagi Allah untuk menyakiti hamba-hambanya.”

Nabi Muhammad Isro dan Mi’raj

Dia adalah Nabi Muhammad shollahu ‘alaihi wa sallam Isro dan Mi’raj, itu bukan kehendaknya, tapi dia dipanggil oleh Allah. Dalam ayat ini dikatakan; “Asroo” yang artinya Allah mengeksekusi atau memerintahkan hamba-hambanya untuk pergi pada malam hari.

Dalam beberapa hadits disebutkan bahwa perjalanan dipimpin oleh Malaikat Jibril, yang artinya Nabi Muhammad dipanggil, diterima dan dituntun, oleh karena itu perjalanan Isro dan Mi’raj tidak sulit.

Kenapa tidak sulit? Karena seperti seseorang yang dipanggil dan kemudian dijemput untuk menghadap raja, tidak ada yang bisa menghentikannya. Oleh karena itu, peristiwa Isra dan Mi’raj bukanlah hal yang tidak tepat, melainkan benar-benar absurd, karena kekuasaan Allah SWT melampaui dan mencakup segala sesuatu untuk mengontrol segala sesuatu yang ada di balik akal manusia.

Di Antra Dalil Isro Mi’raj Dalam Hadits

Dijelaskan dalam salah satu hadits sebagai berikut;

Abu Dzar, yang berdoa kepadanya di hadapan Allah, berkata: “dan kemudian dia mengambil saya dan memberikan saya tangan dari saya kepadanya. Hadis: Pemberian dari al-Bukhari: Bapa al-Bari: bagian 1, lembar: 540

Artinya: Abu Dzarlah yang dia ceritakan; bahwa Rasulullah shollallahui ‘alaihi wa sallam dia berkata; “Sudah dibuka atau rumah saya dan saya di Mekkah, Kemidian Angel Jibril turun dan mengoperasi dada saya.

Kemudian dimandikan dengan air zamzam, terus dibawanya badah yang terbuat dari emas yang diisi dengan hikmah dan keyakinan lalu menuangkannya ke dada saya, lalu menutupnya lagi dan dia pegang tangan saya dan dia pegang lagi. BAPAK. Bukhori mengutip dari Fathul Barri.

Saudara dan saudariku dalam keyakinan Hadaanaallahu wa iyyakum ajm’in. Masih banyak dalil dalam hadits baik, pendek dan panjang yang menjelaskan tentang Isro dan Mi’raj Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Hanya saja pada kesempatan kali ini tidak kami sampaikan disini, dalam Syaa Allah akan kami tulis terus menerus pada kesempatan selanjutnya.

Sangat mudah untuk melihat dari sedikit penjelasan kami yang dapat digunakan sebagai bahan bagi siswa kami bagaimana cara mengajar masyarakat bagaimana meningkatkan materi kultus.

Ini adalah materi singkat tentang: Puji Tuhan Yang Telah Mengurangi Panas-Nya – Mudah Berguna. Terimakasih banyak dan kami mohon maaf jika ada kemungkinan ada kesalahan dalam kitab suci beliau dan di Syaa Allah saat kita baca kembali ada petunjuk yang akan kita edit. Wallhul Muwaffiq |

Lihat Juga: https://www.dutadakwah.co.id/bacaan-tawasul-arab-ringkas/