Memotivasi Pekerja Seni di Tengah Pandemi, The Ayayay

Memotivasi Pekerja Seni di Tengah Pandemi, The Ayayay

Untuk memotivasi artis di tengah pandemi, The Ayayay mengadakan konser What’s Up World

Memotivasi Pekerja Seni di Tengah Pandemi, The Ayayay

Band The Ayayay baru saja menggelar konser bertajuk What’s the World. Konser yang berlangsung di sebuah kafe di Kemang kemarin (25 Maret) itu berhasil menarik perhatian pecinta musik.

Ayayay for Journalist Concert 2022 “Ada Apa Dunia” diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan dan memainkan lagu-lagu yang diaransemen di masa pandemi kepada masyarakat luas melalui para jurnalis dari ibu kota.

“The Ayayay adalah grup musik yang dibentuk oleh dua bersaudara, Edo Margorevan dan Andika Patria, yang berawal dari hobi musik saat masih duduk di bangku sekolah masing-masing,” kata Andika usai konser.

1. Tujuan

© Spesial
Di album kompilasi, The Ayayay juga berkolaborasi dengan beberapa band yang aktif di kancah musik independen sejak tahun 1990-an, termasuk band Submission. Tujuan lainnya adalah untuk mencegah artis jatuh dalam situasi pandemi.

“Tema ‘What’s in the World’ berasal dari salah satu single The Ayayay yang berjudul Ada Apa Dunia. Single tersebut menceritakan tentang musisi dan artis lain yang gugur akibat pandemi. Lagu ini juga menjadi doa dan harapan The Ayayay.” tersenyum lagi,” kata Aries Wijaksena, anggota band punk legendaris Submission.

2. Tentang Ayayay

FYI, The Ayayay sendiri bermula saat Edo mengajak Andika bergabung dengan bandnya yang bernama Brown Sugar bersama teman-temannya. Namun karena vakum, keduanya disibukkan dengan band baru mereka sendiri.

Pada tahun 2019, Edo membentuk band bernama Pantomin, yang kemudian berubah nama menjadi The Ayayay. Ada lebih dari 25 lagu yang diciptakan dalam 2 tahun terakhir. Salah satu lagu baru The Ayayay yang berjudul “MILF” masuk dalam album kompilasi “Young Offender” yang menampilkan sejumlah musisi dari komunitas Young Offender, komunitas punk pertama di Indonesia.

Sumber :

Related Posts